Assalamu 'alaikum Wr..Wb...
Ihwan & Ahwat Rohimakumulloh,
Ihwan & Ahwat Rohimakumulloh,
Sudah 2 pekan kita ditinggalkan bulan Ramadhan 1434 H, artinya kita sekarang masih berada pada bulan Syawal. Yang tentunya banyak orang yang serius mempererat tali silaturahmi antar sesama manusia. Tapi perlu kita ingat kembali bahwa di samping jalinan antar sesama manusia tersebut, kita juga wajib ingat tentang jasa-jasa kedua orang tua kitalah yang menjadi perantaraan kita berada di dunia ini dengan taruhan jiwa dan raga, beliau berdua yang merawat, mendidik dan membesarkan kita dengan penuh rasa kasih sayang... Kita ingat kembali sabda Rosululloh SAW :
"Man ardho walidaihi faqod ardho kholiqohu wa man askhotho walidaihi faqod askhotho kholiqohu"
Artinya :"Barangsiapa yang berbuat ridho kepada kedua orang tuanya, maka berarti dia berbuat ridho kepada Alloh SWT. Dan barangsiapa berbuat durhaka kepada kedua orang tuanya, maka sesungguhnya ia berbuat durhaka kepada Alloh".
Ihwan & Ahwat Rohimakumulloh,
Maka marilah kita berbuat baik kepada kedua orang tua, terutama kepada ibu kita. Sebab di pundaknyalah kita menggantungkan diri di waktu kecil, dialah yang merawat kita di waktu sakit dengan kasih sayang yang tiada bandingannya. Sabda Rosululloh SAW :
"Addi haqqohaa fawaloohi lau qotho'ta lahmaka maa addaita rubu'a haqqihaa".
Artinya : "Penuhilah hak ibumu, maka demi ALLAH apabila kamu memotong-motong dagingmu sendiri kamu tetap belum bisa sampai memenuhi seperempat hak ibu".
Sedemikian dahsyatnya hak ibu yang harus kita tunaikan sampai-sampai dalam suatu riwayat kita bisa lihat dalam hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Abu Hurairah :
"Ataa rojulun nabiyyaallahi ta'ala : Yaa nabiyyaalloh, maa ta'muruuni? Qoola : Birro ummaka. Tsumma 'ada? Faqoola : Birro ummaka. Tsumma 'ada? Faqoola : Birro ummaka. Tsumma 'ada rrobi'ah, faqoola birro abaka".
Artinya : "Seorang laki-laki menghadap Nabi SAW dan bertanya : "Wahai Nabiyyallah, apakah yang engkau perintahkan kepadaku? Nabi menjawab :"Berbaktilah kepada ibumu". Orang tersebut mengulang sampai 3 kali. Nabi tetap menjawab :"Berbaktilah kepada ibumu". Kemudian laki-laki tersebut mengulangi pertanyaan keempat kalinya. Nabi menjawab : "Berbaktilah kepada ayahmu". (H.R. Bukhari dan Muslim).
Ihwan & Ahwat Rohimakumulloh,
Mengapa hak ibu mendapatkan porsi lebih banyak daripada ayah? karena ibu mengandung kita selama 9 bulan 10 hari, melahirkan dengan susah payah, bahkan kadangkala ada yang sampai meninggal dunia, menyusui selama 2 tahun, berjaga di waktu malam hari hanya karena untuk memenuhi kebutuhan anak, berusaha sekuat tenaga untuk mencapai kemaslahatan anaknya meskipun kadangkala harus mengorbankan apa yang ada padanya dan kepayahan-kepayahan yang lainnya. Oleh karena itu, wajib hukumnya bagi seorang yang mengaku mukmin untuk menghindarkan diri dari berbuat durhaka kepada kedua orang tua kita. Dalam Surah Al-Israa ayat 23 Allah SWT berfirman :
"Laa taqul lahumaa uffiwwalaa tanhar humaa waqul lahumaa qoulan karima".
Artinya : "Janganlah sekali-kali kamu mengatakan "ah" kepada keduanya dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkan kepada mereka ucapan yang mulia".
Ketahuilah bahwa durhaka kepada kedua orangtua adalah dosa besar. Allah mengancam dengan siksa neraka. Dosa besar akibat durhaka kepada kedua orangtua itu seperti disabdakan oleh Rosululloh SAW :
Artinya : "Maukah aku tunjukkan kepadamu tentang dosa yang paling besar?" Nabi bersabda sampai 3 kali. Sahabat menjawab : "Mau ya rosululloh". Nabi bersabda : "ialah menyekutukan Allah dan menyakiti kepada kedua orang tua".
(H.R. Bukhori dan Muslim)
Salah satu contoh yang paling ringan berbuat baik kepada kedua orang tua adalah mau mendoakan agar diberi kelapangan rezeki dan diampuni dosa-dosanya, di setiap selesai melakukan ibadah sholat. Allah SWT berfirman dalam surah Al-Israa : 24
Artinya : "Dan, rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah " Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya sebagaimana mereka berdua mendidik aku waktu kecil."
Marilah kita berdoa kepada Allah SWT mudah-mudahan kita semua diberi ketetapan iman dan islam dalam hati agar bisa menjalankan apa yang diperintahkan kepada kita, yaitu salah satunya berbuat baik kepada kedua orang tua terutama kepada ibu.
Wassalamu 'alaikum wr... wb....
http://royoekowardoyo.blogspot.com
"Laa taqul lahumaa uffiwwalaa tanhar humaa waqul lahumaa qoulan karima".
Artinya : "Janganlah sekali-kali kamu mengatakan "ah" kepada keduanya dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkan kepada mereka ucapan yang mulia".
Ketahuilah bahwa durhaka kepada kedua orangtua adalah dosa besar. Allah mengancam dengan siksa neraka. Dosa besar akibat durhaka kepada kedua orangtua itu seperti disabdakan oleh Rosululloh SAW :
Artinya : "Maukah aku tunjukkan kepadamu tentang dosa yang paling besar?" Nabi bersabda sampai 3 kali. Sahabat menjawab : "Mau ya rosululloh". Nabi bersabda : "ialah menyekutukan Allah dan menyakiti kepada kedua orang tua".
(H.R. Bukhori dan Muslim)
Salah satu contoh yang paling ringan berbuat baik kepada kedua orang tua adalah mau mendoakan agar diberi kelapangan rezeki dan diampuni dosa-dosanya, di setiap selesai melakukan ibadah sholat. Allah SWT berfirman dalam surah Al-Israa : 24
Artinya : "Dan, rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah " Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya sebagaimana mereka berdua mendidik aku waktu kecil."
Marilah kita berdoa kepada Allah SWT mudah-mudahan kita semua diberi ketetapan iman dan islam dalam hati agar bisa menjalankan apa yang diperintahkan kepada kita, yaitu salah satunya berbuat baik kepada kedua orang tua terutama kepada ibu.
Wassalamu 'alaikum wr... wb....
http://royoekowardoyo.blogspot.com